SITEMAP PRIVACY POLICY TENTANG KAMI DISCLAIMER

Kipas Angin dan Kulit [health #1]

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kali ini kita akan membahas hubungan kipas dengan kulit!!! Kira-kira apa hubungannya ya?  Penulis mencari dan mengutip beberapa referensi di om google.com tentang hubungan kulit kita dengan kipas angin. Dari beberapa referensi dapat dijelaskan bahwa kipas angin yang dingin itu punya pengaruh bagi kulit. Dimananya ya yang berpengaruh apa dari segi baik atau segi buruknya? Mari simak dan simpulkan sendiri.  :mrgreen:  🙂  😆  😛 

Baca juga:  Kegunaan Lain Coca-Cola dan Mungkin Kita Tidak Mengetahuinya

Selama musim panas, kulit kita cenderung kusam, berdebu atau kering. Pada kulit kita banyak berkeringat, kulit  menyumbat pori-pori dengan tabir surya, dan mungkin secara tidak sengaja dan/atau secara langsung terkena sinar matahari. Efek negatif sinar radiasi Ultra Violet (UV) yang dipancarkan Matahari bisa berbahaya bagi kulit. Satu sisi banyak penyebab kulit kita terlihat pecah-pecah dan kusam yang berbeda dengan orang lain. Meski kita telah memiliki “pelindung” yang hebat dengan apa yang dimiliki oleh orang lain, ternyata kulit kita berbeda-beda satu dengan lainnya terutama masalah kekebalannya kulit wajah.

Sources GIPHY

Menurut SleepAdvisor.org, jika tidur dengan kipas  pada malam hari,  kita menempatkan dan menjaga kulit berisiko mengalami dehidrasi. Jika Anda berkeringat di malam hari ketika Anda tidur, Anda harus beralih ke lembar tipis atau menghidupkan kipas angin di malam hari. tindakan sederhana, seperti ini, dapat mengurangi jerawat. [Source]

Ketika tubuh kita dihujani udara kering dan kepanasan selama berjam-jam, kulit bisa sangat dehidrasi atau mengalami kekeringan. Untuk menebus hilangnya kelembaban, tubuh memproduksi minyak berlebih, juga dikenal sebagai “sebum.” Jika terlalu banyak sebum diproduksi (yang terjadi ketika kulit benar-benar kering), sebum dapat menjebak sel-sel kulit mati di pori-pori kita, yang biasanya akan ditumpahkan di permukaan kulit kita, sehingga menyebabkan berjerawat. Sebum (kelenjar minyak) dalam bahasa Inggris: sebaceous glands merupakan kelenjar mikroskopik yang berada tepat di bawah kulit yang mengeluarkan minyak. [Klik] Untuk mencegah pengeringan besar ini terjadi, langkah pertama dan termudah adalah membuang kipas sama sekali atau mengalihkannya ke fungsi berosilasi. Ingat: kipas jika dihidupkan dengan kekuatan penuh (terlalu kencang) adalah mimpi terburuk bagi kulit anda.

Untuk kulit yang berjerawat, Dr. Sandra Lee telah merekomendasikan dengan menggunakan pelembab gel atau serum. Dr. Lee mengatakan melalui Women’s Health, “[Gel dan serum] memiliki konsistensi yang lebih ringan, biasanya non-comedogenic (yang berarti mereka tidak akan menyumbat pori-pori kita), dan mereka menyerap ke dalam kulit daripada duduk/menetap di atas wajah kita. seperti krim atau lotion tradisional.” [Source: womenshealthmag.com dan itsblossom.com]

Dan akhirnya, jika kita tidak bisa berhenti dari kehidupan sebagai pengguna alat pelembab udara. Setidaknya kita memompa sedikit hidrasi ekstra dengan udara bebas polusi dan tentunya udara sehat sepanjang tahun akan sangat meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Tubuh kita terdiri dari 70% air, bagaimanapun juga, begitu juga bagian dalam dan luarmu. Intinya, kipas angin jangan kita arahkan langsung karena ruangan dingin dari AC dan Kipas Angin bisa membuat tubuh kita kekurangan air. Dengan kata lain jika kipas angin di arahkan langsung ke bagian tubuh kita makan akan menurunkan suhu tubuh. Hal itu akan menyebabkan berkurangnya cairan tubuh.[Source]

Source: via GIPHY

Sekali lagi ingat: Saat tubuh dihembus oleh angin yang bersumber dari kipas secara terus menerus dan dari arah yang sama pula tentunya akan menyebabkan kulit anda akan mengalami kering. Hal tersebut terjadi karena kulit sejatinya membutuhkan kandungan air dalam darah kita yang terus mengalir di sekujur tubuh. Dengan kipas angin dapat juga menurunkan jumlah produksi cairan lubrikasi yang berguna dalam memperkuat otot dan persendian tubuh seorang manusia. Kipas angin bisa menyebabkan manusia mengalami gangguan pernafasan (ISPA) yang berasal dari debu-debu yang berterbangan.

SOURCES: GIPHY

Baca juga:  Workshop Kepala Madrasah Ibtidaiyah Se-Bireuen

Seperti biasa, jika kita memiliki kekhawatiran tentang kulit dan sejenisnya, konsultasikan dengan dokter keluarga atau dokter khusus kulit. Kiat-kiat yang berhubungan dengan kipas ini dapat mengurangi beban pelarian, tetapi selalu lebih baik aman daripada menyesal. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Bahan Bacaan/Referensi:

  1. halosehat.com
  2. itsblossom.com
  3. womenshealthmag.com

2 thoughts on “Kipas Angin dan Kulit [health #1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POSTING TERKAIT

Mencari Herbal: Bawang Putih

Sahabat pembaca...... kita kadang kala kurang memperhatikan ataupun kita cuek saja terhadap bahan-bahan yang ada digunakan untuk bumbu masakan. Sadar…

Kegunaan Lain Coca-Cola dan Mungkin Kita Tidak Mengetahuinya

Coca-Cola merupakan minuman ringan paling populer di dunia. Ini adalah merek terbesar yang ada (dan telah ada) dalam sejarah semua…